Berita

Tangkapan layar video yang diunggah Tiktokers Bima Yudho Saputro/Repro

Politik

Tiktokers Bima Sebut Megawati Janda, PDIP: Anak Ini Harus Perbaiki Adabnya!

SENIN, 24 APRIL 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setelah viral dengan kritik kerasnya kepada Pemerintah Daerah Lampung terkait infrastruktur jalan, Tiktokers Bima Yudho Saputro kembali menjadi sorotan lantaran menyebut diksi janda yang disinyalir ditujukan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Politisi senior PDIP, Deddy Yevri Hanteru Sitorus menuturkan kekecewaannya terhadap Bima Yudho yang menggunakan diksi kurang elok.

Dia harus belajar adab yang baik ya. Ketika dia bicara soal infrastruktur di Lampung, saya kira banyak orang yang mendukung, walaupun ada pilihan kata yang buruk. Dan ternyata di banyak posting-an lain, banyak kata-kata yang tidak beradab," tegas Deddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/4).


Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan, Bima perlu memperbaiki adabnya. Apalagi, ia kini menjadi sorotan publik setelah mengkritik infrastruktur di Lampung hingga menjadi sorotan nasional.

"Anak ini memang harus memperbaiki adabnya. Banyak masyarakat yang mulai tidak suka dengan pilihan katanya yang cenderung tidak sopan, kasar. Katakanlah tidak mencerminkan orang yang berpendidikan," ujarnya.

Dalam video berdurasi 25 detik yang diunggah Bima di akun TikToknya pada 3 April 2023, pria kelahiran Lampung itu menyebut diksi janda yang diduga ditujukan untuk Megawati. Hal tersebut ia sampaikan saat mengomentari wawancara Najwa Shihab dengan Ganjar Pranowo soal penolakan tim sepak bola Israel di Piala Dunia U20.

"Udah ketebak dah, lagian disuruh ngomong sama itu janda, janda satu itu, lo nurut. Aduh udah deh enggak usah ditanggepin," tutur Bima.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya