Berita

Suasana Gerbang Tol Cikampek Utama di Jawa Barat/Ist

Nusantara

Arus Balik Idulfitri 1444 H

Jasa Marga Prediksi 1,6 Unit Kendaraan Bakal Masuk Jabotabek

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 16:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

PT Jasa Marga (Persero) memprediksi kendaraan bakal kembali ke wilayah Jabotabek hingga H+7 Idul Fitri 1444 H mencapai 1,6 juta unit.

"Jumlah yang kembali ke Jabotabek pada H+1 sampai H+7 di empat gerbang tol (GT) utama mencapai 1,6 juta kendaraan, naik 5,1 persen. Mayoritas dari arah timur, sebesar 61,4 persen," kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, dalam keterangan tertulis, Minggu (23/4).

Dia menjelaskan, Lalin yang kembali ke Jabotabek merupakan kumulatif dari empat GT barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).


“Jika kenaikan di puncak arus balik diasumsikan sama dengan arus balik Lebaran 2022, maka terjadi lonjakan sebanyak 203 ribu kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek, dari arah Timur,” katanya.

Jasa Marga mencatat, sekitar 1,3 juta unit kendaraan telah meninggalkan Jabotabek pada H-7 sampai H-1 atau pada periode Sabtu-Jumat (15-21 April 2023).

Berdasar data, jumlah itu meningkat 3 persen dibanding Lebaran 2022, dan meningkat hingga 41,25 persen jika dibanding lalu lintas normal.

“Kami juga mencatat, pada Rabu, 19 April 2023, arus mudik ke arah Timur (di Km 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan kendaraan dari arah Trans Jawa dan Bandung) mencetak rekor tertinggi sebesar 163 ribu Kendaraan, naik 20 persen dibanding puncak arus mudik Lebaran 2022,” tambahnya.

Lisye juga menjelaskan, dengan adanya lonjakan itu, berarti ada ruas tol yang akan memiliki VC (volume per capacity) atau perbandingan antara volume yang melintas dengan kapasitas pada suatu ruas jalan tertentu melebihi batas optimal (0,8), dengan kecepatan kurang dari 40 Km/Jam, yaitu Jalan Tol Palikanci, Jalan Tol Cipali dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 70 sampai Km 47.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya