Berita

Pakar forensik dan detektif Kenya saat membawa puluhan jenazah yang terkait dengan sekte Kristen yang menyimpang/Net

Dunia

Sebar Ajaran Sesat, Sekte Kristen Menyimpang Ajak ke Surga dengan Kelaparan Bersama

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 12:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah sekte keagamaan di Kenya membuat geger. Lantaran mengharuskan para pengikutnya agar kelaparan demi bisa mencapai surga.

Saat ini kepolisian Kenya tengah menyelidiki lusinan jenazah yang dikubur di Kota Malindi. Mereka diduga terkait dengan sekte Kristen menyimpang yang mengumpulkan orang-orang untuk diajak mati bersama dengan cara kelaparan.

Menurut seorang detektif di kota Malindi, polisi mulai menggali kuburan di wilayah itu, tempat mereka juga menyelamatkan 15 anggota Gereja Good News International, yang hendak mengikuti sekte menyimpang tersebut.



"Secara total sejak kemarin, kami telah menggali dan menemukan 21 jenazah (dari 32 yang dicurigai)," kata seorang sumber polisi kepada AFP, Minggu (23/4).

Dalam mengungkap kasus tersebut, polisi Kenya dibantu oleh  mantan anggota gereja, Titus Katana untuk menyelamatkan belasan orang yang sudah lemas karena kelaparan, dan juga turut mengidentifikasi kuburan para pengikut sekte itu.

Saat ini, pemimpin dari sekte tersebut, Paul Mackenzie telah ditangkap. Sejauh ini, pengacara Mackenzie tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Menurut kabar dari NTV, pemimpin gereja itu melakukan mogok makan di sel sejak penangkapannya dilakukan pada pekan lalu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya