Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melanjutkan tinjauan langsung arus mudik di Tol Cikampek KM 70 bersama dengan stakeholder terkait, Kamis (20/4)/Ist

Presisi

Kapolri: Rekayasa Lalin Mampu Urai Kemacetan di Tol Cikampek

JUMAT, 21 APRIL 2023 | 00:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

  Jumlah pemudik yang melintas di Tol Cikampek mencapai angka paling tinggi dibandingkan tahun 2019 dan 2022. Pada tahun ini, tercatat mengalami peningkatan sebesar 20 persen.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melanjutkan tinjauan langsung arus mudik di Tol Cikampek KM 70 bersama dengan stakeholder terkait, Kamis (20/4).

"Tadi diinformasikan tercatat untuk jumlah masyarakat ataupun pemudik yang melintas di Tol Cikampek, mencapai angka tertinggi. Mencapai angka 163 ribu," kata Sigit.


Meski mengalami peningkatan yang signifikan, Sigit menegaskan, dengan kerja keras dan kesiapan pengaturan kebijakan rekayasa lalu lintas (lalin) yang telah disiapkan, semua bisa tetap terkendali dan berjalan dengan baik.

"Alhamdulillah berkat rekayasa yang dilaksanakan, semua bisa berjalan dengan lancar, bisa teratasi," katanya.

Tak hanya di jalan tol, Sigit juga tetap menginstruksikan kepada jajarannya untuk tetap melakukan penjagaan serta pengamanan di arteri. Sehingga, baik jalur tol maupun arteri, pelaksanaan arus mudik tetap berjalan dengan baik dan kondusif.

Untuk selanjutnya, Sigit menyatakan, jajaran Korlantas Polri beserta stakeholder terkait akan kembali melakukan rapat evaluasi guna menentukan langkah selanjutnya terkait dengan penerapan kebijakan rekayasa lalu lintas di jalan tol, sesuai dengan kondisi yang ada.

"Tentunya setelah ini akan dilaksanakan rapat lagi. Untuk kemudian, nanti diambil keputusan apakah sudah bisa kembali ke normal atau contraflow. Berdasarkan dengan data-data angka per-jam yang nantinya akan menjadi keputusan bersama," demikian Sigit.





Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya