Berita

All Nippon Airways/Net

Dunia

Maskapai Ini Tak Sengaja Jual Tiket Kelas Bisnis Seharga Rp 150 Juta jadi Rp 13 Juta

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 10:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maskapai asal Jepang, All Nippon Airways (ANA), secara tidak sengaja menjual tiket penerbangan kelas bisnis yang seharusnya seharga 10 ribu dolar (Rp 150 juta) menjadi hanya 890 dolar (Rp 13 juta). Tiket penerbangan itu untuk rute Jakarta-Karibia, melalui Tokyo dan New York.

Insiden itu disebut terjadi lantaran kesalahan konversi mata uang. Perjalanan sejauh 14.500 kilometer itu biasanya memakan biaya yang besar, terlebih untuk kelas satu. Namun di media sosial tersebar harga tiket murah dari ANA.

Pada Rabu (19/4), ANA menuturkan kesalahan terjadi di situs web Vietnam, yang mencantumkan konversi mata uang yang salah. Pihaknya juga tengah menyelidiki penyebab bug dan kerusakan.


Dimuat Bloomberg, pada awalnya ANA mengatakan akan menghormati para pembeli yang telah membeli tiket bisnis murah tersebut. Namun kemudian maskapai mengatakan keputusan akhir belum dibuat apakah mereka masih bisa terbang dengan tiket murah.

Sejauh ini tidak disebutkan berapa banyak orang yang berhasil mendapatkan tiket bisnis "diskon" tersebut. Sebagian besar tiket tersebut adalah untuk perjalanan dari Jakarta ke Tokyo, kemudian ke New York, dan kembali lagi ke berbagai tujuan Asia Tenggara, termasuk Singapura dan Bali.

Ini bukan pertama kalinya maskapai secara tidak sengaja menjual kursi premium dengan diskon besar.

Cathay Pacific Airways secara tidak sengaja menjual tiket kelas satu dan bisnis dari Vietnam ke AS pada tahun 2019 hanya seharga 675 dolar, padahal harga normalnya mencapai 16 ribu dolar.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya