Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan elite PDIP/Ist

Politik

Sama-sama Paling Populer, PDIP dan Ganjar Bisa Jadi Game Changer Koalisi Besar

RABU, 19 APRIL 2023 | 22:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PDI Perjuangan akan menjadi game changer pada Pemilu 2024, jika mampu mengumumkan calon presiden yang akan diusung sebelum wacana pembentukan Koalisi Besar benar-benar terealisasi.

Bahkan, Peneliti Pusat Kajian Politik Aisah Putri Budiatri menilai, PDI Perjuangan berpeluang menjadi motor yang akan membentuk Koalisi Besar dalam menghadapi Pilpres 2024.

Terlebih, kata Aisah, apabila PDIP mengusung dan mengumumkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres. Hal tersebut bakal menjadi magnet dan membuat parpol lain merapat kepada PDIP.


“Jika PDIP mengumumkan capresnya sebelum koalisi besar ini benar-benar terbentuk, maka PDIP akan menjadi game changer dalam proses lobi-lobi politik antarpartai,” kata Aisah kepada wartawan, Rabu (19/4).

Menurutnya, ketika PDIP mengumumkan capres, hal tersebut akan membuat partai lain menghitung ulang strategi politik menjelang Pilpres. Khususnya parpol yang belum tergabung koalisi dan realistis dalam melihat potensi menang

“Mereka (parpol) akan melihat potensi menang, potensi mencalonkan wapres dan lainnya,” katanya.

Aisah menuturkan salah satu alasan PDIP dan Ganjar menjadi game changer politik, karena memiliki elektabilitas tertinggi dalam berbagai hasil survei.

“Hal ini dipengaruhi juga oleh konsistensi popularitas dan sentimen positif publik pada PDIP termasuk Ganjar sebagai capres partai ini paling populer,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya