Berita

Penjabat Menteri Luar Negeri, Deng Dau Deng Malek/Net

Dunia

Sudan Selatan Pastikan Wilayah Udaranya Aman dari Bentrokan di Sudan

RABU, 19 APRIL 2023 | 18:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah kericuhan yang meletus di Sudan, pemerintah Sudan Selatan memastikan bahwa wilayah udaranya aman dari krisis yang terjadi di negara tetangganya itu.

Penjabat Menteri Luar Negeri, Deng Dau Deng Malek pada Selasa (18/4)mengatakan penerbangan internasional ke Juba telah dilanjutkan kembali, setelah sempat dihentikan sementara akibat kericuhan tersebut.

“Bentrokan yang terjadi di Sudan telah menyebabkan tiga perusahaan penerbangan, seperti Fly Dubai, Turkish Airline, dan Egyptian Airline menghentikan penerbangan sementara mereka ke Sudan Selatan, karena takut dengan kondisi bentrok yang terjadi di Khartoum pada pekan lalu,” kata Dau, seperti dikutip Radio Tamazuj.


Ia menambahkan, penerbangan internasional lainnya beroperasi normal.

Selain itu, akibat bentrokan tersebut, dua rute penerbangan yang memasuki Sudan di wilayah udara atas dikabarkan terpengaruh, seperti rute Malakal dan rute dari Eritrea saat penerbangan melintas ke Ethiopia barat, tetapi wilayah udara bawah lainnya dipastikan aman.

Sejak Sudan Selatan memperoleh kemerdekaan pada tahun 2011, wilayah udara negara itu telah dikendalikan oleh Sudan, tetapi menteri luar negeri mengungkapkan bahwa bagian bawah wilayah udara mereka sekarang dikendalikan oleh pemerintah Sudan Selatan dan belum terpengaruh.

Kini, seluruh maskapai dipastikan dapat mengakses dan berpergian ke wilayah udara Sudan Selatan dengan aman.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya