Berita

Asap tebal mengepul di atas gedung-gedung di sekitar Khartoum, Sudan tempat terjadinya bentrok antara pasukan junta dan paramiliter RSF pada Minggu, 16 April 2023/Net

Dunia

Sudan Masih Bergejolak, KBRI Khartoum Imbau WNI Tetap Tenang dan Waspada

SENIN, 17 APRIL 2023 | 19:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Memasuki hari kedua, Sudan masih bergejolak. Bentrokan bersenjata antara tentara dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) Sudan belum usai.

Menurut keterangan Kedutaan Besar RI Khartoum pada Senin (17/4), area pertempuran meluas dan mencapai berbagai area dekat penduduk, termasuk di antaranya warga Indonesia yang ada di sana.

"Konflik senjata semakin meluas dan sering terjadi, terutama di sekitar titik titik rawan pertempuran antara lain sekitar Universitas Islam Afrika (IUA), Wisma Duta, sekitar Bandara, Arkaweet, Al Riyadh dan luar ibukota," bunyi pernyataan KBRI Khartoum yang diterima redaksi.


Perluasan wilayah konflik militer telah menyebabkan minimnya pasokan listrik, logistik, air, hingga transportasi yang menghambat mobilitas dan pergerakan.

Merespons kondisi tersebut, KBRI Khartoum kembali mengimbau WNI di Sudan untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala perubahan situasi yang ada.

"Tetap tenang dan selalu berhati-hati, tetap tinggal di rumah dan menjauhi jendela, meningkatkan saling komunikasi, dapat berkumpul bersama di titik-titik aman, tidak berkeliaran, menyiapkan dokumen paspor dan beberapa barang keperluan pribadi dalam satu tas atau ransel," tambah KBRI.

Hingga kini, KBRI Khartoum tengah berupaya untuk menyalurkan bantuan logistik dan pergerakan ke titik-titik aman bersama unsur elemen masyarakat WNI.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya