Berita

Kapolda Banten, Irjen Rudy Heriyanto, perintahkan jajaran untuk bertindak tegas terhadap Bajing Loncat/Ist

Presisi

Kapolda Banten Minta Personelnya Tembak di Tempat Bajing Loncat yang Resahkan Pemudik

SENIN, 17 APRIL 2023 | 16:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Instruksi tegas dikeluarkan Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan mudik. Jajaran Polda Banten diminta untuk menindak tegas pelaku kejahatan Bajing Loncat yang meresahkan pemudik di tengah situasi mudik Lebaran 2023.

"Bajing Loncat termasuk street crime, tidak hanya membahayakan jiwa masyarakat, namun juga jiwa personel yang bertugas di lapangan. Maka untuk menghentikan bahaya yang ditimbulkan itu, diperintahkan jajarannya untuk berani bertindak tegas dan terukur atau tembak di tempat,” ucap Kabid Humas Polda Banten, Kombes Didik Heriyanto, sesuai perintah Kapolda Banten yang diterima Redaksi pada Senin (17/4).

Adapun penggunaan senjata api oleh personel kepolisian dapat direalisasikan untuk melindungi keselamatan orang lain, digunakan saat membela diri dan orang lain dari ancaman kematian dan luka berat, dan mencegah terjadinya kejahatan yang mengancam jiwa orang lain.


Tindakan ini juga menjadi preventive-strike personel Polda Banten untuk mencegah timbulnya korban jiwa dan korban luka dari warga.

“Sepanjang kita pedomani Perkap tersebut personel Polda Banten tidak perlu takut, selagi dalam rangka melaksanakan tugas petugas kepolisian juga dilindungi UU yaitu Pasal 50 KUHP,” tambah Didik.

Aksi Bajing Loncat diketahui telah terjadi di Jalan Lingkar Selatan Provinsi Banten. Biasanya mereka menyasar truk yang membawa kebutuhan pangan ke wilayah Sumatera.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya