Berita

Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Cak Imin: APBN Jangan Sampai Tersandera

SENIN, 17 APRIL 2023 | 12:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diwanti-wanti tidak menyentuh APBN dalam hal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Senin (17/4).

“Risikonya terlalu besar kalau APBN kita sampai tersandera,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu.


Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga meminta pemerintah lebih tegas dan memastikan proyek KCJB benar-benar business to business (B2B), sehingga tidak membebani APBN sama sekali.

"Yang perlu dipastikan itu proyek KCJB seharusnya B2B, saya kira cukuplah dana PMN disuntikkan, jangan lagi membebani APBN sebagai penjamin investasi,” katanya.

Dia juga mengingatkan, jika APBN digunakan sebagai penjamin utang proyek KCJB, fiskal akan terbebani hingga puluhan tahun untuk membayar beban utang proyek itu.

"Padahal kita tau, masih banyak diperlukan investasi bagi proyek-proyek besar di daerah, yang saat ini masih berjalan. Intinya, hindari betul APBN jadi jaminan utang, jangan sampai tersandera,” pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya