Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Kadernya Bersahabat jadi Alasan Sandiaga Uno Mesra dengan PKS

SENIN, 17 APRIL 2023 | 00:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaha Uno kian mesra dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Padahal, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, diisukan bakal bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kemesraan ditunjukkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia itu, ketika menghadiri Malang Education Summit di Taman Krida Budaya, Kota Malang, Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya menjadi pembicara dalam program Malang Cerdas yang diusung Ketua Bidang Kepemudaan Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) dr. Gamal Albinsaid.


Sandiaga Uno mengaku sangat mendukung Malang Cerdas yang menurutnya menghadirkan energi untuk kebangkitan ekonomi pasca pandemi.

"Malang Cerdas merupakan mitra kami untuk bisa menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha dengan target 4,4 juta lapangan kerja di 2024. Kami betul-betul optimistis dengan kolaborasi ini, kita akan bergerak,"kata Sandiaga Uno lewat keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Minggu (16/4).

"Selain Malang Cerdas, akan muncul Jember, Lumajang, dan diikuti Indonesia Cerdas. Itu harapan kami,"imbuhnya.

Kolaborasi yang terjalin dengan kader muda PKS itu pun menuai beragam asumsi. Pasalnya, dirinya yang diisukan akan melangkah bersama dengan PPP dalam Pemilu 2024 itu justru kian mesra dengan PKS.

Menjawab hal tersebut, Sandiaga Uno mengaku selalu mesra dengan PKS dan mengaku hubungan baik yang terajut sejak lama harus terus dijaga, apalagi di bulan Ramadhan.

"Saya selalu mesra dengan PKS. Saya merasa dekat dan kadernya bersahabat, dan Insya Allah pada bulan suci Ramadhan yang mendekati akhir ini kita akan mendapatkan keberkahan dengan silaturahim seperti ini, Allah memberikan ridho,"demikian Sandiaga Uno.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya