Berita

Spesies nyamuk Anopheles Stephens/Net

Dunia

Spesies Nyamuk Anopheles Stephens Sebabkan Malaria di Ghana

MINGGU, 16 APRIL 2023 | 15:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Spesies nyamuk Anopheles Stephens dilaporkan telah menularkan penyakit malaria untuk pertama kalinya di Ghana.

Layanan Kesehatan Ghana (GHS) menyebut temuan itu terungkap setelah pihaknya melakukan pengawasan rutin penyakit Malaria secara nasional.

"Anopheles stephensi sebagai vektor malaria unik, yang berkembang biak di kolam, rawa, dan semua tempat perkembangbiakan tradisional Anopheles biasa," ungkap GHS, seperti dikutip dari Xinhua pada Minggu (16/4).


Menurut GHS, nyamuk Anopheles hanya dapat bertahan dalam suhu yang sangat tinggi, terutama selama musim kemarau ketika kasus penularan malaria biasanya menurun.

Merespon perkembangan sumber baru malaria tersebut, GHS akhirnya membentuk gugus tugas untuk memberi nasihat dan mengoordinasikan pengendalian malaria oleh nyamuk Anopheles.

Pada Kamis (13/4), Otoritas Makanan dan Obat-obatan Ghana telah setuju untuk menerima vaksin malaria R21 Universitas Oxford untuk melindungi anak-anak berusia 5-36 bulan dari penyakit mematikan itu.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), nyamuk Anopheles awalnya berasal dari bagian Asia Selatan dan Semenanjung Arab dan telah terdeteksi di lima negara di Afrika selama satu dekade terakhir.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya