Berita

Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Akan Gabung PPP, Sandiaga Uno Bisa jadi Pasangan Ganjar Berkoalisi dengan PDIP

MINGGU, 16 APRIL 2023 | 14:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kabar bergabungnya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipandang sebagai upaya masuk dalam peluang paket koalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, argumentasi politik Sandi bergabung ke PPP lebih mengarah kepada kepentingan politiknya sendiri.

"Pilihan Sandiaga lebih mungkin untuk dirinya sendiri, setidaknya membaca dua peluang kemungkinan," demikian Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/4).


Menurut Dedi, kemungkinan pertama, PPP sejauh ini menunjukkan ketidaktertarikan pada koalisi besar. Kata Dedi, hal itu mengindikasikan bahwa partai berlambang kakbah itu ingin mendapatkan peluang politik yang lebih besar.

"Dan itu mungkin tercapai jika ia menawarkan tokoh potensial pada partai yang dimungkinkan belum berkoaisi, utamanya adalah PDIP.," demikian analisa Dedi.


Lebih lanjut Dedi melihat, dengan bergabungnya Sandiaga Uno ke PPP akan memunculkan tawaran politik yang memungkinkan terbangun yakni, koalisi PDIO-PPP dengan mengusung paket pasangan Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno.

"Dengan asumsi ini PPP menjadi pengusung utama, tidak sekedar anggota koalisi," jelas Dedi.

Lebih lanjut, Dedi berpendapat Menparekraf itu perlu mendapatkan peluang lebih besar atau sekurang-kurangnya sama sepertinya Pemilu lalu.

"Jika tetap di Gerindra jelas ia hanya akan menjadi tim sukses Prabowo," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya