Berita

Seorang pria yang melempar bom asap ke arah Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida diamankan petugas, di pelabuhan perikanan di Wakayama, Jepang barat, pada Sabtu, 15 April 2023/New York Post

Dunia

Hendak Berikan Pidato, Perdana Menteri Jepang Dilempari Bom Asap

SABTU, 15 APRIL 2023 | 13:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah ledakan terjadi ketika Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida hendak menyampaikan pidatonya di pelabuhan perikanan di Wakayama, Jepang barat, pada Sabtu (15/4) waktu setempat.

Menurut laporan dari media lokal Jepang, PM Kishida segera dievakuasi dari tempat tersebut dan dipastikan tidak menderita luka apa pun, menyusul serangan dari seorang pria yang melemparkan bom asap ke arahnya, yang ingin memberikan pidato untuk mendukung kandidat partai jelang pemilu mendatang.

"Kishida dievakuasi dari tempat kejadian dengan mobil. Dia akan melanjutkan kegiatan politiknya pada Sabtu malam sesuai rencana," kata Partai Demokrat Liberal dalam konfirmasinya di Twitter dimuat VOA News.


Selain itu tidak ada laporan korban luka lainnya maupun kerusakan di lokasi akibat ledakan itu.

Namun, pemuda bertudung hitam yang diduga menjadi dalang pelemparan bom asap itu telah diamankan oleh petugas kepolisian.

Berdasarkan laporan dari penyiar NHK Jepang, ketika bom yang berbentuk seperti pipa itu dilemparkan dan meledak, kerumunan orang di lokasi terlihat panik dan berlarian menyelamatkan diri mereka.

Belum diketahui motif dari pria tersebut, namun insiden mengerikan yang menimpa pemimpin negara itu terjadi selang delapan bulan kasus penyerangan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang dibunuh dengan senjata rakitan selama acara politiknya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya