Berita

Presiden Iran, Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Hari Al Quds Internasional, Iran Dorong Pembentukan Front Persatuan untuk Bantu Palestina

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 13:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Iran menyerukan negara-negara Islam di dunia membentuk front persatuan untuk menghentikan tindakan kriminal rezim Israel terhadap warga Palestina.

Hal tersebut disampaikan Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam percakapan teleponnya dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Kamis (13/4), untuk memperingati hari Quds Internasional.

Dalam percakapan itu, Raisi menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas penyerangan di kompleks Masjid Al Aqsa oleh rezim Zionis Israel baru-baru ini.


Untuk itu, ia menyerukan pembentukan front persatuan tersebut untuk peringatan hari Al Quds internasional yang jatuh pada Jumat (14/4), yang sering diperingati saat Jumat terakhir di bulan Ramadhan.

Menanggapi seruan tersebut, PM Pakistan juga mengutuk keras kejahatan Israel, dan menyepakati pembentukan front, karena negaranya telah berkomitmen untuk terus mendukung rakyat Palestina.

"Saya berharap bahwa Organisasi Kerjasama Islam akan mengambil langkah-langkah untuk membentuk front persatuan ini untuk mencegah berlanjutnya kejahatan rezim Israel," kata Sharif.

Seperti dimuat Mehr News, dalam kesempatan kali ini, perdana menteri Pakistan turut mengucapkan selamat kepada Iran atas kebangkitan hubungan diplomatiknya dengan Riyadh.

Menurutnya, upaya Republik Islam Iran yang ingin terus menciptakan perdamaian dan stabilitas regional patut dihargai.

Di samping pembentukan front persatuan dan ucapan selamat, kedua pemimpin negara itu dalam percakapannya menyepakati untuk terus memperkuat hubungan bilateralnya di semua bidang, terutama dalam bidang kerja sama perdagangan energi dan stabilitas regional, yang menjadi kepentingan bersama.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya