Berita

Sekretaris Negara untuk Kebijakan Pertahanan dan Reformasi Tentara Nasional di Kementerian Pertahanan Moldova, Valeriu Mija/Net

Dunia

Siapkan Rp 4,4 Triliun untuk Sistem Pertahanan Negara, Moldova: Romantisme Perdamaian Berakhir

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 10:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perang yang berkecamuk di Ukraina membuat negara-negara di kawasan semakin khawatir dan siaga. Moldova saat ini tengah mempersiapkan diri dengan meningkatkan sistem pertahanan nasional.

Mengutip Sivastat pada Kamis (13/4), Moldova dilaporkan akan segera memodernisasi sistem pertahanan negara dengan biaya yang diperkirakan mencapai 275 juta euro atau Rp 4,4 triliun.  

Sekretaris Negara untuk Kebijakan Pertahanan dan Reformasi Tentara Nasional di Kementerian Pertahanan Moldova, Valeriu Mija mengatakan saat ini negara perlu menyesuaikan diri dengan kondisi sekitar yang tidak lagi damai.


"Masa romantisme dengan impian perdamaian abadi telah berakhir, dan diperlukan pendekatan yang berbeda," ujar Mija dalam forum pertemuan yang membahas tentang keamanan nasional Moldova.

Presiden Moldova yang pro-Barat, Maia Sandu telah berulang kali mendesak penghentian perang, karena dikhawatirkan terjadi perluasan konflik hingga ke negaranya. Terlebih, salah satu negara termiskin di Eropa itu juga tengah sibuk mengurusi gerakan separatis pro-Rusia di Transdniestria.

Sekitar 1.500 penjaga perdamaian Rusia tetap berada di Transdniestria. Moldova menuduh Moskow memanfaatkan kesempatan itu dan mencoba menghancurkan negaranya dari dalam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya