Berita

Petugas terlihat pergi dan tidak membebaskan para migran ketika asap mengepul di dalam pusat penahanan migran, Ciudad Juarez, Meksiko/Net

Dunia

Dianggap Lalai, Kepala Badan Imigrasi Meksiko akan Didakwa atas Kebakaran yang Tewaskan 40 Migran

RABU, 12 APRIL 2023 | 20:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah penyelidikan yang masih terus berlangsung mengenai kebakaran yang menewaskan puluhan migran di Meksiko, kepala badan imigrasi negara itu dikabarkan akan menghadapi tuntutan pidana atas insiden tersebut.

Dalam pernyataan Kantor Kejaksaan Agung federal, Kepala Institut Imigrasi Nasional Francisco Garduno dianggap lalai karena tidak mencegah kebakaran, dan membiarkan sel migran terkunci.

"Kasus itu menunjukkan pola yang tidak bertanggung jawab. Beberapa petugas imigrasi lainnya juga akan menghadapi tuduhan serupa karena gagal menjalankan tugas mereka," kata Jaksa Agung negara itu.


Dimuat SKY News, Rabu (12/4), jaksa tidak menjelaskan dakwaan spesifik atau mengidentifikasi para pejabat tersebut.

Kebakaran di fasilitas di Ciudad Juarez, dekat El Paso di Texas bulan lalu terjadi setelah seorang migran diduga membakar kasur busa sebagai protes terhadap rencana pemindahan atau deportasi para migran.

Sebuah video dari kamera keamanan di dalam fasilitas tersebut menunjukkan penjaga berjalan pergi ketika api di dalam sel menahan para migran dan tampaknya tidak berusaha untuk melepaskan mereka.

Akibat insiden tersebut, sekitar 40 migran meninggal dunia, dan menjadi sorotan besar dari masyarakat internasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya