Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dalam 24 Jam, Terjadi Dua Aksi Kekerasan di Sekolah Brasil

RABU, 12 APRIL 2023 | 14:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi kekerasan hingga serangan mematikan di sekolah belakangan marak terjadi di Brasil.

Baru-baru ini, media ramai melaporkan dua insiden kekerasan di sekolah yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam.

Pada Selasa (11/4), seorang anak laki-laki berusia 13 tahun menikam tiga temannya di sebuah sekolah di kota Santa Tereza.


Polisi setempat mengungkap bahwa anak itu awalnya  melemparkan petasan ke ruang kelas, kemudian menyerang teman sekelasnya dengan pisau ketika mereka melarikan diri ke lorong.

"Dia melukai tiga orang sebelum berhasil dibekuk oleh petugas kebersihan," bunyi pernyataan polisi, seperti dimuat Al Arabiya.

Sehari sebelumnya, pada Senin (10/4), seorang siswa di kota utara Manaus menikam seorang guru dan dua teman sekelasnya.

Menurut Menteri Kehakiman Flavio Dino, aksi kekerasan di sekolah semakin mencekam dan memicu kepanikan warga, sejak serangan di pusat penitipan anak dan prasekolah Good Shepherd di selatan kota Blumenau pekan lalu.

Penyerang berusia 25 tahun itu memanjat tembok sekolah dan mengamuk di taman bermain.

Ia kemudian membunuh empat anak berusia antara empat dan tujuh tahun sebelum akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Pemerintah Brasil mengumumkan akan mengalokasikan dana senilai 150 juta reais atau Rp 445 miliar untuk meningkatkan keamanan di sekolah.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya