Berita

Masyarakat Jammu dan Kashmir saat mengantre untuk mengambil makanan buka puasa gratis yang disediakan tim The Positive Kashmir/Net

Global

The Positive Kashmir Bagi-bagi Ratusan Porsi Makanan Buka Puasa Gratis

RABU, 12 APRIL 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Organisasi non-pemerintah, The Positive Kashmir kembali menyediakan ratusan porsi makanan gratis untuk berbuka puasa di rumah sakit, jalan raya, dan jalan-jalan sibuk di Srinagar, Jammu, dan Kashmir.

Di bawah spanduk “Iftar Drive”, organisasi tersebut mendistribusikan makanan berbuka untuk lebih dari 500 orang, dari semua lapisan masyarakat yang melintas di tempat-tempat utama di Srinagar.

Seperti dikutip dari The Print pada Rabu (12/4), proyek bagi-bagi makanan gratis selama bulan Ramadhan ini telah dijalankan oleh tim The Positive Kashmir sejak 2020 lalu.


“Kami memulai inisiatif ini tiga tahun yang lalu di tahun 2020 dan berharap di masa depan lebih banyak orang akan bergabung dengan tujuan mulia ini bersama kami,” kata koordinator dari The Positive Kashmir.

Menurutnya, selain buka puasa gratis, tim The Positive Kashmir sejak 2020 lalu juga telah menjalankan projek inisiatif Pangan Untuk Semua, di mana 5.000 keluarga di semua distrik Kashmir diberi jatah dan komoditas lainnya selama bulan suci Ramadhan.

“Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, kebanyakan dari kita memiliki banyak hal untuk sahur dan buka puasa. Tetapi ada banyak orang di sekitar kita yang tidak memiliki hak istimewa itu, sehingga The Positive Kashmir bertujuan untuk menjangkau mereka semua di semua distrik Lembah Kashmir,” ujar mentor The Positive Kashmir, Bharat Rawat.

Dalam menjalankan misinya selama bulan suci Ramadhan, banyak sukarelawan yang tergerak sendiri hatinya untuk turut membantu proyek kemanusiaan tersebut di semua distrik Kashmir.

“Mereka semua tanpa lelah bekerja, mendedikasikan dirinya untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat yang kurang mampu,” pungkas Rawat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya