Berita

Konferensi pers Polda Jawa Tengah terkait hasil identifikasi 4 korban baru dukun sadis di Banjarnegara/Ist

Presisi

4 Jenazah Baru Korban Dukun Slamet Kembali Berhasil Diidentifikasi

RABU, 12 APRIL 2023 | 01:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah kembali mengidentifikasi empat jenazah korban dukun bodong, Slamet Tohari, di Banjarnegara, Selasa (11/4).

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jawa Tengah, Kombes Sumy Hastry Purwanti mengatakan, hal tersebut merupakan hasil pengembangan dari laporan pengaduan orang hilang yang diterima Posko Pengaduan Orang Hilang dan Posko Ante Mortem di Polres Banjarnegara.

Ia menyebut, hingga Sabtu (8/4), Posko Pengaduan Orang Hilang di Polres Banjarnegara telah menerima 20 laporan dari masyarakat.


"Setiap laporan ditindaklanjuti dengan koordinasi Posko Ante Mortem guna mengumpulkan data identitas dan ciri fisik orang hilang dan mencocokkannya dengan ciri fisik jenazah yang belum teridentifikasi," terang dia, diwartakan Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (11/4).

Kombes Sumy Hastry Purwanti yang juga merupakan Ketua Tim DVI menambahkan, empat jenazah tersebut dikenali sebagai pasangan ibu dan anak bernama Theresia dan Okta Ali Abrianto asal Yogyakarta, serta Suheri dan Riani pasangan suami istri asal Pesawaran, Lampung.

"Hingga Minggu kemarin (9/4), Tim DVI telah mengidentifikasi jenazah korban berdasarkan data ante mortem, yaitu foto gigi korban serta pakaian dan barang pribadi milik korban yang dikenali keluarga," jelasnya.

Jenazah Theresia Dewi dikenali dari bukti primernya berupa foto gigi tanggal dan jam tangan warna oranye pada data ante mortem. Sementara Okta berdasarkan data ante mortem berupa foto gigi gingsul.

Untuk jenazah pasutri asal Pesawaran Lampung, atas nama Suheri teridentifikasi dari data ante mortem foto gigi lepas sebelah kiri dan Riani teridentifikasi dari data ante mortem foto gigi kelinci dan renggang.

Dengan adanya perkembangan tersebut, lanjut Sumy, saat ini Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 8 jenazah korban dukun sadis berusia 45 tahun tersebut. Sebelumnya, 3 jenazah atas nama Paryanto, Irsad, dan Wahyu Triningsih telah dikembalikan kepada pihak keluarga korban.

Sementara itu, Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto menambahkan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk berkoordinasi dan membantu pemulangan jenazah ke keluarga.

"Untuk empat jenazah yang baru teridentifikasi akan segera dikoordinasikan dengan pihak keluarga untuk proses pemulangannya," tambahnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya