Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jadi Target Peretasan, Crypto Exchange Korea Selatan GDAC Kehilangan Rp 225 Triliun

SELASA, 11 APRIL 2023 | 16:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Insiden peretasan yang menimpa Crypto Exchange GDAC Korea Selatan dilaporkan telah mengakibatkan kerugian mencapai 20 triliun won atau setara Rp 225 triliun.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (11/4), GDAC mengungkap aksi peretasan terjadi saat diketahui adanya transfer aset dengan 60 bitcoin dan 350 token Ethereum pada Minggu (9/4) pukul 07.00 waktu setempat.

Mengutip Korea Times, jumlah aset yang dicuri setara dengan 23 persen dari total aset di bawah pengawasan GDAC.


Beberapa aset tersebut dilaporkan telah dikirim ke bursa crypto asing, sehingga GDAC tidak bisa mengambilnya kembali.

Tindak pencurian crypto telah dilaporkan ke pihak berwenang terdiri dari kepolisian, Korea Internet Security Agency serta Korea Financial Intelligence Unit.

Hingga kini, GDAC telah menangguhkan layanan deposit dan penarikan. GDAC belum bisa memastikan kapan layanan tersebut akan beroperasi kembali.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya