Berita

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Diawasi Langsung Presiden, Korsel Tingkatkan Daya Saing Semikonduktor dan Baterai

SENIN, 10 APRIL 2023 | 20:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam langkah meningkatkan daya saing dalam sektor baterai dan semikonduktor di masa depan, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol memerintahkan pertemuan nasional darurat untuk membahas strategi tersebut.

Berdasarkan laporan yang dimuat Reuters pada Senin (10/4), seruan itu datang di tengah melambatnya perekonomian Korea Selatan karena lesunya permintaan chip yang biasa diekspor ke negara tetangga China.

Selain itu, konsumen di dalam negeri juga telah menekan dan menahan pengeluaran mereka setelah suku bunga naik.


Tidak dijelaskan secara rinci mengenai rencana strategis Yoon itu.

Akan tetapi saat ini, negara yang sangat bergantung dalam sektor chip itu tengah berupaya meningkatkan prioritas dalam sektor semikonduktor, perangkat layar, dan baterai generasi masa depan.

Menurut Menteri Sains, Teknologi, Informasi dan Telekomunikasi Lee Jong-ho, mereka tengah menggencarkan strategi penelitian dan pengembangan (litbang) terhadap tiga teknologi prioritas tersebut untuk periode saat ini.

"Ketiga prioritas itu merupakan teknologi yang telah menyangga ekonomi Korea Selatan selama ini, dan memperbanyak investasi litbang berdasarkan kolaborasi pemerintah dan swasta dapat bermanfaat untuk mengamankan teknologi itu sebagai yang terdepan di dunia," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya