Berita

Ilustrasi Gedung KPK/RMOL

Politik

Kepercayaan Publik pada KPK Lebih Tinggi daripada Polri dan DPR

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 21:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tren kepercayaan masyarakat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercatat lebih tinggi dibanding tren kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Hal itu merupakan hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) atas kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

"Secara keseluruhan, penilaian tingkat kepercayaan paling rendah masih ditujukan oleh masyarakat kepada DPR dan partai politik," ujar Djayadi saat memaparkan hasil surveinya melalui virtual, Minggu (9/4).


Di mana hasilnya, sebanyak 28 persen menyatakan sangat percaya dan 63 persen cukup percaya kepada TNI, sebanyak 21 persen menyatakan sangat percaya dan 63 persen cukup percaya kepada Presiden.

Selanjutnya, sebanyak 12 persen menyatakan sangat percaya dan 57 persen cukup percaya terhadap Kejaksaan Agung. Sebanyak 11 persen menyatakan sangat percaya dan 57 persen cukup percaya terhadap Pengadilan.

Kemudian, sebanyak 11 persen menyatakan sangat percaya dan 55 persen cukup percaya kepada media massa. Sebanyak 14 persen sangat percaya dan 50 persen cukup percaya kepada KPK. Sebanyak 13 persen sangat percaya dan 50 persen cukup percaya kepada Kepolisian.

Sedangkan untuk DPR, hanya 8 persen menyatakan sangat percaya dan 44 persen cukup percaya. Lalu untuk partai politik, hanya 5 persen menyatakan sangat percaya dan 45 persen cukup percaya.

Survei LSI berjudul "Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Penegakan Hukum, Isu Piala Dunia U-20, Aliran Dana Tak Wajar di Kemenkeu, Dugaan Korupsi BTS, dan Peta Politik Terkini" dilakukan pada 31 Maret hingga 4 April 2023 menggunakan metode random digit dialing (RDD) dengan melibatkan 1.229 responden. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya