Berita

Sajak "Markobar: Mari Korupsi Bareng (Prasasti Zaman Presisi)" karya Adhie Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Korupsi Paling Brutal Terjadi pada Zaman Lu, Markobar Semboyannya

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 12:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kisah para nabi-nabi seolah menampilkan bahwa kejahatan yang paling brutal pernah terjadi di zaman Nabi Luth. Ini lantaran kejahatan mencuri hingga penyelewengan seksual dianggap sebagai hal yang wajar kala itu. 

Begitu kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M. Massardi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/4).

“(Waktu itu) iblis langsung yang mimpin. Tuhan utus malaikat untuk hancurkan Sodom dan Gomora,” tegasnya.


Di zaman kekinian atau Adhie Massardi menyebutnya dengan istilah Zaman Lu, terjadi kejahatan yang tidak kalah hebatnya. Kejahatan itu bernama korupsi. Bahkan tindakan antirasuah tersebut seolah telah dilakukan secara berjamaah oleh para pejabat negara.

“Korupsi paling brutal yang rusak semua sendi bernegara terjadi pada Zaman Lu. Markobar, Mari Korupsi Bareng semboyannya,” demikian Adhie.

Untuk menggambarkan kondisi yang terjadi di Zaman Nabi Luth dan Zaman Lu, Adhie Massardi menulis sajak berjudul “Markobar: Mari Korupsi Bareng (Prasasti Zaman Presisi)”. Berikut sajaknya:

Markobar: Mari Korupsi Bareng (Prasasti Zaman Presisi)

Mar-ko-bar
Mari korupsi bareng
Mar-ko-bar
Mari korupsi bareng
Mar-ko-bar
Berkuasa sampai modhar
tidak setuju berarti makar

Itulah prasasti zaman presisi
ditulis di atas granit
yang dijatuhkan langit
azab bagi yang mendustakan Luth
orang-orang Gomora di lembah angkara
menjadikan kebohongan sebagai bahasa
persatuan
Mencuri dilakukan setiap hari
mereka anggap malaikat padahal iblis
membuat kejahatan kian fantastis
sungguh mereka potret kaum yang fasik
dikutuk dalam lembaran kitab suci
membawa samsara di banyak negara

Mar-ko-bar
Mari korupsi bareng
Mar-ko-bar
Mari korupsi bareng

Itulah prasasti di zaman presisi
dipahat di batu granit
ditaruh di pucuk monas menghadap
langit
menjadi pedoman penghuni istana
yang seluruh tiangnya kini keropos
tapi malaikat yang pernah bertamu ke
rumah Luth
untuk menyampaikan isyarat kehancuran
kekuasaan
tak pernah mau singgah ke sini
(mungkin takut berubah menjadi iblis!)
padahal perbuatan mereka juga sudah
sangat keji
persekongkolan jahat para pejabat kian
dahsyat!
belum pernah dilakukan pejabat sebelum
mereka

Tapi di antara kokok ayam pada subuh
yang lusuh
terdengar pesan yang sangar
“Aku tidak akan mengubah nasib suatu
kaum
kecuali kaum itu mengubah nasib mereka
sendiri.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya