Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Kepung Taiwan, Puluhan Pesawat dan Kapal Siaga Tempur di Empat Sisi

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 06:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tentara China dilaporkan telah mengepung Taiwan dari empat sisi untuk latihan militer yang digelar dalam merespons kunjungan Presiden Tsai Ing-wen ke Amerika Serikat (AS).

China menggelar latihan militer selama tiga hari yang dimulai pada Sabtu pagi (8/4) waktu setempat.

Menurut Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), mereka memulai latihan dengan mengepung Taiwan dari empat arah, melakukan patroli siaga tempur dan latihan bersama.


"Ini adalah peringatan keras untuk pasukan separatis 'kemerdekaan Taiwan' dan kolusi mereka dengan kekuatan eksternal, dan langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas wilayah," kata jurubicara Komando Teater Timur PLA Kolonel Senior Shi Yi, seperti dimuat Global Times.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan telah mendeteksi kapal China memasuki wilayah yang ditetapkan sebagai area identifikasi pertahanan udara (ADIZ).

"42 pesawat PLA dan 8 kapal terdeteksi pada pukul 11:00 (UTC+8) tanggal 8 April. (Sebanyak) 29 pesawat yang terdeteksi telah melintasi garis median utara, tengah, dan selatan Selat Taiwan, serta memasuki ADIZ barat daya kami, mencoba melakukan pemaksaan pada kami," kata kementerian itu di Twitter.

Perkembangan terbaru terjadi setelah Tsai pulang pada Jumat (7/4) dari perjalanan 10 hari ke Amerika Tengah dan AS. Selama kunjungannya, Tsai bertemu dengan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di California dan menerima penghargaan kepemimpinan global dari sebuah think tank di New York.

Selain menggelar latihan militer, China juga memberikan sanksi kepada dua institusi AS, termasuk Institut Hudson, yang memberikan penghargaan kepada pemimpin Taiwan, dan Yayasan dan Institut Kepresidenan Ronald Reagan, tempat Tsai bertemu dengan McCarthy.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya