Berita

Atul dan Rajesh Gupta atau yang sering dikenal dengan Gupta bersaudara/Net

Global

UEA Tolak Ekstradisi Gupta Bersaudara

SABTU, 08 APRIL 2023 | 15:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Permintaan ekstradisi Gupta bersaudara yang terlibat skandal korupsi besar-besaran di Afrika Selatan telah ditolak oleh pengadilan Uni Emirat Arab (UEA).

Hal tersebut diumumkan Menteri Kehakiman Afrika Selatan Ronald Lamola pada Jumat (7/4), dengan mengatakan bahwa mereka kecewa atas keputusan pengadilan Dubai yang tidak mengizinkan ekstradisi dua bersaudara yang ditangkap di negara itu pada Juni 2022.

"Kami terkejut dan kecewa mengetahui bahwa sidang ekstradisi diadakan di pengadilan Dubai pada 13 Februari 2023 dan permintaan ekstradisi kami ditolak," kata Lamola dalam sebuah pernyataan.


Atul dan Rajesh Gupta atau yang sering dikenal dengan Gupta bersaudara asal India itu memiliki hubungan dekat dengan mantan presiden Jacob Zuma. Kasus tersebut merupakan kasus terbesar di Afrika Selatan, mereka telah dituduh menjarah kas negara, dengan keterlibatan mantan presiden itu selama sembilan tahun masa jabatannya pada 2009-2018.

Seperti dimuat All Africa, Gupta bersaudara bersama saudaranya yang ketiga, Ajay, melarikan diri dari negara itu tak lama setelah pembentukan komisi pada tahun 2018 yang dipimpin oleh Hakim Raymond Zondo untuk menyelidiki korupsi negara.

Pengadilan Afrika Selatan ingin mempertanyakan kontrak publik senilai miliaran rupiah, pencucian uang dan dakwaan-dakwaan lainnya kepada tiga bersaudara itu.

Untuk itu negara tersebut memohon ekstradisi kepada pihak UEA. Namun, permintaan itu ditolak dengan UEA sendiri tidak menjelaskan secara rinci alasan dari penolakan ekstradisi tersebut, yang membuat Afrika Selatan menyatakan kekecewaannya.

“Alasan yang diberikan untuk penolakan aplikasi kami tidak dapat dijelaskan," pungkas Lamola.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya