Berita

Polisi saat menggrebek kediaman Rajesh Gupta/Net

Dunia

Afrika Selatan Kecewa UEA Tolak Permintaan Ekstradisi Gupta Bersaudara

SABTU, 08 APRIL 2023 | 06:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Uni Emirat Arab telah menolak permohonan Pemerintah Afrika Selatan untuk mengekstradisi dua bersaudara Atul dan Rajesh Gupta, yang terlibat kasus skandal korupsi besar-besaran negara yang melibatkan mantan presiden Jacob Zuma.

Menteri Kehakiman Ronald Lamola mengatakan pada Jumat (7/4) bahwa pemerintah diberitahu pada Kamis malam tentang keputusan pengadilan tersebut.

"Kami terkejut dan kecewa mengetahui bahwa sidang ekstradisi diadakan di pengadilan Dubai pada 13 Februari 2023 dan permintaan ekstradisi kami ditolak," kata Lamola dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP.


Atul dan Rajesh Gupta merupakan  pengusaha tangguh asal India. Mereka menjalankan kerajaan bisnis keluarga yang sangat luas di Afrika selatan. Belakangan, mereka dituduh menjarah kas negara, dengan keterlibatan Zuma, selama sembilan tahun berkuasa dari 2009 hingga 2018.

Afrika Selatan mengajukan permintaan ekstradisi pada Juli, tak lama setelah mereka ditangkap di Dubai.

Mereka ditangkap setelah melarikan diri dari Afrika Selatan tak lama setelah pembentukan komisi pada 2018 yang dipimpin oleh Hakim Raymond Zondo untuk menyelidiki korupsi negara.

Kasus berpusat pada dugaan skema penipuan 25 juta rand (atau setara 1,6 juta dolar AS)  terkait dengan studi kelayakan pertanian. Zuma dan Gupta membantah semua kesalahan.

Menurut Lamola, pengadilan UEA menemukan bahwa mereka memiliki yurisdiksi atas tuduhan pencucian uang terhadap kedua bersaudara tersebut, karena pelanggaran tersebut dilakukan baik di negara tersebut maupun di Afrika Selatan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya