Berita

Menteri BUMN yang juga Ketum PSSI, Erick Thohir bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Tak sampai Dibekukan FIFA, Erick Thohir Selamatkan Sepakbola Indonesia

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 20:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Nasib pesepakbolaan Indonesia berhasil selamat dari sanksi dibekukan FIFA, akibat dari dibatalkannya status tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023.

Upaya pemerintah itu, melalui lobi yang dilakukan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, bersama dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Paris Perancis, Kamis kemarin (6/4).

Menurut pengamat kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Masie, Erick Thohir berhasil mewujudkan harapan Jokowi terhadapnya yang sudah berpengalmaan melakukan lobi dengan FIFA terkait pembebasan sanksi, yang pernah dilakukannya pada tahun 2016 silam.


“Barangkali hasil lobi dan make it sure Erick Thohir meyakinkan FIFA bahwa pemerintah Jokowi tak ikur campur tangan dengan masalah penolakan Timnas Israel,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/4).

Menurut Jerry, jika melihat keterangan resmi FIFA terkait sanksi administratif yang diberikan kepada Indonesia, yakni berupa pembekuan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional PSSI, tak membuat mematikan potensi sepakbola Indonesia berlaga di kancah internasional.

“Memang jika dibekukan dan di banned, maka Indonesia akan turun peringkat lagi. Padahal sejak Shin Tae-yong melatih tim Garuda, peringkat kita 172 dan kini berada di peringkat 149 FIFA,” urainya.

“Jadi ini kabar baik bagi pemain naturalisasi yang masih bisa membela Timnas Indonesia, bahkan Indonesia masih bisa berlaga di Piala Asia dan Sea Games,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya