Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno/Ist

Politik

Semua Ngotot Posisi Capres, Permintaan PDIP Sulit Terwujud

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keinginan PDI Perjuangan mendapat posisi calon presiden (Capres) jika bergabung koalisi besar nampaknya sulit terwujud.

"Yang jelas setiap partai akan ngotot, terutama PDIP, Golkar, PKB dan Gerindra. Mereka ingin posisi Capres," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/4).

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu menilai, sikap PDIP yang mematok harga mati untuk posisi Capres akan menjadi persoalan tersendiri.


"Untuk Gerindra, sepertinya Prabowo tetap maju di Pilpres sebagai Capres, bukan Cawapres. Begitu juga dengan Airlangga Hartarto, termasuk Muhaimin Iskandar," kata Adi.

Meski Prabowo Subianto mengatakan hubungannya dengan PDIP baik-baik saja dan dengan partai politik yang lain juga tidak ada masalah, tapi untuk kepentingan politik, elektoral jadi pertimbangan utama.

"Kalau pun (koalisi besar) tidak ada deadlock tapi setidaknya ini akan rumit, ini akan alot. Karena semua partai ngotot posisi Capres," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya