Berita

Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Bolsonaro Bersaksi dalam Penyelidikan Dugaan Penggelapan Perhiasan Mewah

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 13:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penyelidikan terkait dugaan suap dan penggelapan dana mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masih terus dilakukan.

Pada Rabu (5/4), mantan presiden itu telah dipanggil untuk bersaksi dalam penyelidikan terkait hadiah emas yang diberikan raja Arab Saudi pada 2021 lalu.

Polisi langsung menutup jalan di luar gedung markas besar federal ketika Bolsonaro hadir ke lokasi tersebut. Dimuat TRT World, Kamis (6/4), belum diketahui apakah Bolsonaro menjawab serentetan pertanyaan dari penyelidik atau menggunakan haknya untuk diam.


Bolsonaro telah berulang kali membantah tuduhan terkait hadiah tersebut, dan mengatakan tidak pernah berusaha menyembunyikan apa pun.

“Mereka menuduh saya atas hadiah yang tidak saya minta atau terima. Tidak ada legalitas di pihak saya,” kata Bolsonaro pada Maret lalu.

Polisi federal dan jaksa sedang menyelidiki perhiasan senilai 3,2 juta dolar AS atau Rp 49 triliun, yang ditemukan petugas bea cukai di tas punggung seorang staf pemerintahan, saat Bolsonaro masih menjabat pada 2021 lalu.

Berdasarkan UU di Brasil, siapa pun yang memasuki negara itu dengan membawa barang senilai lebih dari 1.000 dolar AS atau Rp 15 juta harus memberikan laporannya dan membayar pajak setengah dari nilai hadiah tersebut. Namun, jika itu hadiah untuk negara, tidak diwajibkan membayar pajak.

Baru-baru ini seluruh set perhiasan tersebut telah diserahkan pihak Bolsonaro kepada pihak berwenang Brasil, dan saat ini, mantan presiden itu tengah diselidiki atas dugaan penyelundupan hadiah itu agar tidak dikenakan biaya wajib pajak di negaranya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya