Berita

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani/RMOL

Politik

Enggan Ribut-ribut Soal Sandi, Waketum PPP: Nanti Enggak Jadi Kayak Pak Wiranto

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 10:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu akan bergabungnya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, "dimanfaatkan" Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, untuk menyindir Wiranto yang dikabarkan batal masuk ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Arsul mengatakan, pihaknya tidak mau terburu-buru dengan menyebut Sandiaga Uno sudah masuk ke PPP. Alasannya, PPP tidak ingin Sandi bernasib sama dengan Wiranto yang tidak jadi berbaju PAN.

“Saya kira walaupun belum final, karena kita ini enggak mau ribut-ribut dulu, nanti ternyata enggak jadi kayak Pak Wiranto, gimana dong? Misalnya dengan Pak Boy Rafli itu proses itu masih berlangsung,” kata Arsul di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (5/4).


Wakil Ketua MPR RI ini menambahkan, informasi mengenai masuknya Sandiaga ke PPP merupakan bagian dari pemasaran partai. Sehingga sudah jadi kewajiban para kader untuk membantu partai mengajak masyarakat untuk bergabung.

“Dan memang tugas kami termasuk tugas saya dan teman-teman itu kan jadi marketeer memperkenalkan, ayo dong gabung PPP. InsyaAllah kalau di PPP ini kita bisa sama-sama berkembanglah. Meskipun orang baru bisa langsung melejit, contohnya siapa, Pak Arsul. Pak Arsul kan baru juga di PPP bukan kader puluhan tahun,” katanya.

“Tapi, di kita itu artinya kader siapapun punya ruang yang lebih luas untuk mengekspresikan sikap politik, pandangan-pandangan,” demikian Arsul.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya