Berita

Komisaris Rusia, Maria Lvova-Belova/Net

Dunia

Komisaris Rusia yang Didakwa ICC akan Berikan Pengarahan tentang anak-anak Ukraina di DK PBB

SELASA, 04 APRIL 2023 | 16:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mengawali masa kepemimpinan di Dewan Keamanan PBB, Komisaris Rusia Maria Lvova-Belova akan memberikan pengarahan tentang perang Ukraina dan evakuasi anak-anak di zona konflik selama pertemuan formal pada Rabu mendatang (5/4).

Pengumuman itu disampaikan pihak Rusia dalam sebuah catatan, seperti dimuat US News pada Selasa (4/4).

"Peserta akan mendengar informasi 'tangan pertama' dari Komisaris Presiden untuk Hak Anak Federasi Rusia, serta dari anak-anak yang dievakuasi dari daerah konflik," bunyi catatan tersebut.


Wakil Duta Besar Inggris untuk PBB James Kariuki mengkritik rencana pengarahan komisaris Rusia di DK PBB karena dinilai tidak kredibel.

"Mereka tidak dapat mengundang pengarah yang kredibel karena mereka tidak memiliki kredibilitas dalam masalah ini," tegasnya.

Terlebih, Komisaris Lvova-Belova merupakan salah satu pejabat Rusia, selain Presiden Vladimir Putin yang mendapat surat penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) bulan lalu atas dugaan deportasi paksa ratusan anak dari Ukraina.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia mengatakan pengarahan akan digelar di markas besar PBB, bukan di ruang Dewan Keamanan, dan dilakukan secara virtual.

Nebenzia juga mengklaim bahwa pertemuan informal Rabu mendatang telah direncanakan jauh sebelum surat penangkapan ICC dan itu tidak dimaksudkan untuk membantah tuduhan terhadap Putin dan Lvova-Belova.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya