Berita

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya/Net

Politik

Tidak Diundang Jokowi Bertemu Ketum Parpol, Willy Aditya: Bukan Nasdem yang Nawaitu Mutus Silaturahim

SENIN, 03 APRIL 2023 | 05:13 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska pertemuan Ketua Umum Partai politik pendukung pemerintah berkumpul di acara PAN, Partai Nasdem angkat bicara. Ketua Umum DPP Partai Nasdem dan PDI Perjuangan adalah dua partai yang tidak hadir dalam acara itu, Surya Paloh tidak diundang dan Megawati sedang memiliki agenda di luar negeri.

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengaku pihaknya tidak mempersoalkan pertemuan itu. WIlly meyakini bahwa dalam pertemuan itu tujuannya untuk persatuan.

Terkait tidak diundangnya Nasdem dalam acara itu, Willy hanya berkomentar bahwa memutus silaturahim adalah termasuk dosa yang disegerakan.


"Ini kan konteksnya Ramadhan. Yang penting bukan Nasdem yang punya nawaitu memutus tali silaturahmi," demikian kata Willy.

Bagi Nasdem, kata Willy, prinsip partai dengan tagline restorasi ini bahwa negara bangsa ini tidak cukup diselesaikan oleh beberapa kelompok saja. Ia menegaskan bahwa seluruh komponen dan elemen harus berpartisipasi.

Willy menegaskan bahwa partainya memilih untuk berprasangka baik mengapa Partai Nasdem tidak diundang dalam acara tersebut.

"Kami husnudzon saja di bulan ramadhan ini mungkin yang bersangkutan (PAN dan Jokowi bisa memiliki pertimbangan-pertimbangan lain," jelas Willy.

Dalam acara pertemuan ketua umum parpol pendukung pemerintah tampak hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Selain itu, juga hadir Plt Ketua Umum PPP, Mardiono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya