Berita

Ikustrasi/Foto Humas Setkab

Politik

Data LHKPN KPK, Jokowi Ternyata Tak Punya Mobil Esemka

MINGGU, 02 APRIL 2023 | 13:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Harta kekayaan Presiden Joko Widodo meningkat jadi Rp82.369.583.676 (Rp82,3 miliar) atau naik sekitar Rp10 miliar pada periode 2022, dibanding 2021. Akan tetapi, tidak ada mobil Esemka pada laporan harta kekayaan mantan Walikota Solo itu.

Berdasar situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), LHKPN Jokowi untuk periode 2022 yang sudah dilaporkan dengan harta senilai Rp 82.369.583.676, masih dalam tahap verifikasi. Sehingga, untuk data lengkap harta yang dimiliki pada 2022 belum dipublikasikan.

Sementara itu, harta kekayaan Jokowi pada LHKPN periode 2021 yang telah dilaporkan ke KPK pada 24 Februari 2022 tercatat sebesar Rp71.471.446.189 (Rp71,4 miliar).


Terdiri dari harta tanah dan bangunan senilai Rp59.445.696.000 (Rp59,4 miliar), terdiri dari 20 bidang tanah dan bangunan di Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Boyolali, dan Jakarta Selatan.

Selanjutnya ada dalam bentuk alat transportasi dan mesin senilai Rp467 juta, terdiri dari tujuh unit mobil dan satu unit sepeda motor.

Dengan rincian, Suzuki Pick Up 1997 seharga Rp10 juta; Isuzu Truck 2002 seharga Rp50 juta; Yamaha Vega 2001 seharga Rp2 juta; Mercedes Benz Sedan 2004 seharga Rp140 juta; Mercedes Benz Sedan 1996 seharga Rp60 juta; Isuzu Truck 2002 seharga Rp35 juta; Nissan Grand Livina 2010 seharga Rp70 juta; dan mobil Nissan Juke 2012 seharga Rp100 juta.

Jokowi juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp356.950.000; kas dan setara kas senilai Rp11.511.130.292.

Akan tetapi, Jokowi tercatat memiliki utang sebesar Rp309.330.103. Sehingga total harta kekayaan Jokowi pada 2021 dikurang utang adalah sebesar Rp71.471.446.189.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya