Berita

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga/Net

Politik

PSSI Berharap FIFA Tak Berikan Sanksi Berat

SABTU, 01 APRIL 2023 | 23:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Indonesia tidak bisa menghindar dari sanksi yang diberikan otoritas sepak bola dunia, FIFA, menyusul pembatalan tuan rumah Piala Dunia U-20. Karena hal itu memang sudah diatur dalam regulasi FIFA.

Namun demikian, pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berharap sanksi yang diberikan FIFA kepada Indonesia tidak berat.

"Yang kami hadapi bagaimana tidak disanksi FIFA, bagi kami (berharap) supaya enggak digoalkan sanksi berat," kata anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, dalam diskusi daring bertema "Mau Dibawa Ke Mana Sepak Bola Kita?", Sabtu (1/4).


Bila Indonesia menerima sanksi berat, Arya menyebut akan membuat dunia sepak bola tanah air berubah drastis.

Terutama berdampak buruk kepada para pemain dan penyelenggara.

Untuk itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir terus melakukan komunikasi dengan FIFA agar sanksi yang diterima Indonesia tidak berat.

"Ini butuh waktu beberapa hari bukan minggu-mingguan, kejar-kejaran sama waktu," imbuh Arya.

PSSI berpotensi mendapat sanksi dari FIFA sebagai imbas pembatalan status tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Potensi sanksi terhadap PSSI juga dapat diputuskan pada tahap selanjutnya," tulis keterangan dalam laman resmi FIFA yang dikutip Redaksi, Rabu malam (29/3).

Meski memberikan sanksi, FIFA tetap berkomitmen untuk mendampingi PSSI dalam transformasi sepak bola Indonesia ke arah lebih baik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya