Berita

Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Beijing, 31 Maret 2023/Net

Dunia

Kunjungi China, Sanchez Rayakan 50 Tahun Hubungan Spanyol-China Bersama Xi

SABTU, 01 APRIL 2023 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Topik perdamaian global dan kerja sama ekonomi dibahas selama pertemuan tatap muka antara Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Jumat (31/3) waktu Beijing.

Merayakan 50 tahun hubungan China-Spanyol, Xi dan Sanchez sepakat bahwa kedua negara harus tetap menjunjung tinggi multilateralisme, menjaga perdamaian dunia, dan mengatasi berbagai tantangan global melalui dialog dan kerja sama.

Xi dalam pernyataannya berharap agar Spanyol, yang akan mengambil alih jabatan presiden bergilir UE pada Juli, dapat memainkan peran positif dalam mempromosikan dialog dan kerja sama China-UE dalam semangat kemerdekaan, saling menghormati, dan saling menguntungkan.


"Perkembangan hubungan yang sehat antara China dan Uni Eropa mengharuskan UE untuk mematuhi kemerdekaan strategis," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (1/4).

Dia mengatakan bahwa China dan UE memiliki banyak kesamaan: keduanya menjunjung tinggi tatanan internasional dan mengadvokasi penyelesaian sengketa internasional secara damai, sehingga kedua pihak dapat bekerja sama untuk mengatasi tantangan global.

Sanchez setuju bahwa dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan hanya melalui kerja sama dunia dapat menghadapi berbagai tantangan secara lebih efektif dan mendorong perdamaian dan pembangunan dunia.

Kedua belah pihak juga menyentuh krisis Ukraina, di mana Xi menegaskan posisi China.

“Diharapkan pihak terkait dapat membangun kerangka kerja keamanan Eropa yang seimbang, efektif, dan berkelanjutan melalui dialog dan konsultasi,” kata Xi.

Sanchez memperkenalkan sikap Spanyol tentang masalah ini dan berbicara positif tentang makalah posisi Ukraina 12 poin China, yang diterbitkan pada bulan Februari.

"Saya menghargai peran konstruktif China dalam penyelesaian politik krisis Ukraina," kata Sanchez.

Saat ini China menjadi mitra dagang terbesar Spanyol di luar UE, sementara Spanyol adalah mitra dagang terbesar keenam China di dalam UE.

Data resmi menunjukkan bahwa pada Februari 2022, total investasi Spanyol di China melampaui 3,8 miliar euro, dengan lebih dari 790 perusahaan didirikan di China, sementara perusahaan China menginvestasikan 16 miliar euro di Spanyol dari 2016 hingga 2020. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya