Berita

Korban imigan tewas yang diamankan telah dibungkus dengan aluminium foil di lokasi kebakaran di penampungan migran di Ciudad Juarez, Meksiko/Net

Dunia

Diduga Sengaja Tak Buka Sel Tahanan Imigran Saat Kebakaran, Delapan Orang jadi Tersangka

KAMIS, 30 MARET 2023 | 12:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Puluhan imigran dilaporkan dikurung di dalam jeruji besi selama insiden kebakaran di Ciudad Juarez, Meksiko. Alhasil 40 orang dinyatakan meninggal.

Sebuah video yang tersebar di media sosial menunjukkan orang-orang menendang jeruji sel yang terkunci ketika api dan asap sudah ada di sekeliling pada Rabu (29/3).

Tiga orang berseragam kemudian terlihat berjalan melewati para imigran tanpa membukakan sel.


"Pintu sel tempat orang-orang ditahan tetap terkunci saat api dan asap menyebar. Baru setelah penyelamat tiba, pintu dibuka," kata para saksi yang terdiri dari penyintas, paramedis, dan pejabat keamanan pemerintah.

Menanggapi ada tindak kesengajaan itu Menteri Keamanan Meksiko, Rosa Icela Rodriguez mengatakan bahwa jaksa telah mengidentifikasi delapan orang yang kemungkinan bertanggung jawab atas kematian itu.

"Siapa yang tidak membiarkan orang-orang ini keluar? Jelas ada kejahatan serius," kata Menteri Keamanan Rosa Icela Rodriguez, seperti dimuat Reuters.

Menurutnya, penjaga yang bertugas berasal dari perusahaan keamanan swasta, sehingga kemungkinan tidak memiliki pelatihan yang cukup untuk dapat membuka pintu gerbang yang memuat puluhan imigran.

"Saat ini, jaksa telah menetapkan tersangka yang diduga bertanggung jawab, yaitu dua agen federal, seorang petugas migrasi negara bagian, serta lima anggota perusahaan keamanan swasta," tambahnya.

Meski begitu belum ada penangkapan yang dilakukan. Kantor kejaksaan sendiri akan mulai mengeluarkan surat perintah penangkapan pada Kamis (30/3).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya