Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Bertemu Para Menteri, Putin Bahas Dampak Sanksi Barat untuk Rusia

KAMIS, 30 MARET 2023 | 09:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun tidak signifikan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui bahwa sanksi Barat tetap memiliki dampak terhadap perekonomian negara.

Berbicara pada pertemuan dengan para menteri Kabinet di Moskow, Rabu (29/3), Putin mengatakan bahwa, secara umum, Rusia telah mengadopsi langkah-langkah untuk menghadapi sanksi. Namun, sanksi tidak sah dalam jangka menengah benar-benar dapat berdampak negatif.

Dia kemudian mendesak para menteri untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan mendukung proyek-proyek yang ditujukan untuk pengembangan teknologi dan infrastruktur negara.


Pada pertemuan tersebut Putin mencatat bahwa minggu lalu selama kunjungan Presiden China Xi Jinping, Moskow dan Beijing menetapkan delapan bidang kerja sama.

“Di antaranya adalah penciptaan kemitraan teknologi, pembangunan infrastruktur yang saling terhubung, kerja sama di sektor keuangan dan sektor riil,” ujarnya, seperti dikutip dari RT.

Putin menambahkan bahwa pada pertemuan lain pekan lalu dengan perwakilan bisnis, dia membahas model pertumbuhan ekonomi baru dan apa yang perlu dilakukan untuk mendukungnya.

“Saya usulkan hari ini, bersama dengan anggota pemerintah dan pimpinan Bank Sentral, kita juga membahas topik ini, kembali ke bisnis apa dan saya diskusikan dengan Anda,” ujarnya.

Putin juga menyinggung tren permintaan domestik.

"Dinamika permintaan domestik harus sejalan dengan pedoman Bank Rusia tentang inflasi, dan penting untuk mencegah akselerasi dan perlambatan yang berlebihan," katanya.

Putin juga mendesak agar diambil langkah-langkah untuk memastikan pertumbuhan permintaan domestik yang berkelanjutan.

"Dalam situasi saat ini, itu menjadi faktor utama pertumbuhan ekonomi, datang ke depan dan tengah," katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya