Berita

Ganjar Pranowo bersama Gibran Rakabuming/Net

Politik

Beda Pendapat Ganjar dan Gibran Soal Israel Cerminkan Dualisme di Internal PDIP

SELASA, 28 MARET 2023 | 16:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perbedaan pendapat antara Gubernur Bali Koster dan Gubernur Jateng Ganjar dengan Walikota Solo Gibran soal kehadiran timnas Israel mencerminkan adanya dualisme sesama kader PDIP.

Begitu analisa pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL lewat pesan singkat Whatsapp, Selasa (28/3).

“Perbedaan pendapat itu juga menggambarkan kiblat yang berbeda. Koster dan Ganjar menyatakan kiblatknya sikap Soekarno, sementara Gibran terkesan untuk menyelamatkan kebijakan pemerintah sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20,” kata Jamiluddin.


Menurut mantan Dekan Fikom IISIP ini, Koster dan Ganjar tampak membangkang arah kebijakan Jokowi yang membolehkan para pemain timnas U-20 Israel berlaga di Indonesia. Hal itu tercermin dari sang anak yang mengizinkan Solo menjadi tempat latihan tim muda Israel.

“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, seharusnya Koster dan Ganjar tegak lurus dengan kebijakan pusat. Namanya kebijakan pusat tentu sama saja dengan kebijakan Jokowi,” katanya.


Jamiluddin menambahkan penolakan Koster dan Ganjar terhadap pemain U-20 Israel mempermalukan Jokowi di mata dunia.

“Jadi, penolakan Koster dan Ganjar atas kehadiran timnas Israel, sama saja mempermalukan Jokowi. Hal ini tentunya menjadi catatan bagi Jokowi terhadap Koster dan Ganjar,” demikian Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya