Berita

Drone bersayap delta “Azab” buatan Turki yang dinilai mirip drone Shahed-136 Iran/Net

Dunia

Drone Kamikaze Teranyar Turki Mirip Punya Iran

SELASA, 28 MARET 2023 | 13:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesawat tak berawak kamikaze yang baru diluncurkan Turki dinilai memiliki kemiripan dengan drone Shahed-136 buatan Iran.

Para analis mencatat kemiripan tersebut, setelah foto drone bersayap delta “Azab” dirilis pemerintah Turki pada Senin (27/3).

"Bentuk dan ukurannya terlihat sama, seperti yang terlihat pada foto Shahed yang diambil di Ukraina," ungkap analis militer, seperti dimuat The Defense Post.


Terlepas dari kesamaan dalam penampilan, kedua drone bunuh diri tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda.

Drone Shahed Iran membawa hulu ledak yang jauh lebih berat dan lebih kuat dengan jangkauan maksimum 1.000 kilometer, sedangkan milik Turki hanya dapat mencapai 500 kilometer.

Menurut pihak produsen drone Azab, Robit Technology, produknya dapat menampung berbagai jenis hulu ledak dan dibuat dalam dua versi, yakni lebar sayap 2 meter dan 1,5 meter.

Dilengkapi dengan GPS dan kamera berperforma tinggi, drone Turki mampu mengarahkan drone secara lebih akurat dan mampu menghancurkan target musuh.

Drone Turki terbaru telah lulus uji coba terbang dan rencananya akan menjalani uji coba amunisi akhir tahun ini.

Sementara itu, drone Shahed Iran diisukan pernah digunakan Rusia untuk menetralisir aset militer dan menyerang infrastruktur Ukraina.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya