Berita

Tangkapan layar momen bagi-bagi amplop bergambar politisi PDIP di rumah ibadah di Sumenep, Jawa Timur/Net

Politik

Amplop Duit Said Abdullah Bisa Merusak Nama Baik PDIP

SELASA, 28 MARET 2023 | 09:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bagi-bagi amplop bergambar politisi PDIP di salah satu masjid Sumenep bisa merusak citra partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, DPP PDIP perlu mengambil sikap terkait viralnya bagi-bagi amplop bergambar Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah dan Ketua DPC PDIP Sumenep sekaligus Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi.

"Apakah itu disengaja oleh oknum untuk rusak nama PDIP? PDIP perlu tanggapi itu. Tindakan itu bisa merusak PDIP karena masjid tidak boleh digunakan untuk tempat kampanye," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/3).


Apalagi kata Muslim, belakangan banyak pihak yang menekankan agar tidak menggunakan politik identitas, terutama berkampanye di dalam rumah ibadah.

"Masjid jelas rumah ibadah umat Islam, dan ini saat di bulan Ramadhan yang penuh berkah, tidak eloklah kalau bagi-bagi dana dengan amplop partai. Apalagi ada nama dua tokoh PDIP di dalamnya," kata Muslim.

Sementara itu, Said Abdullah membenarkan aksi bagi-bagi amplop yang viral di media sosial. Namun, ia membantah tindakan tersebut sebagai kampanye, melainkan sembako.

Ia bersama para pengurus cabang PDIP se-Madura membagikan sembako sebanyak 175 ribu paket kepada kaum miskin, yang sebagian dalam bentuk uang tunai.

“Uang itu saya niatkan sebagai zakat maal. Dan hal itu rutin saya lakukan setiap tahun sejak 2006 lalu. Bahkan jika ada rezeki berlebih, malah ingin rasanya kami berzakat lebih banyak menjangkau kaum fakir miskin,” papar Said dalam klarifikasinya, Senin (27/3).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya