Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Ist

Publika

Dikritik dengan Animasi Tikus, Puan Maharani Memilih Diam

OLEH: HASANUDDIN
SENIN, 27 MARET 2023 | 10:20 WIB

BERSAMAAN dengan DPR RI resmi menetapkan RUU terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2/2022 Tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang, Selasa 21 Maret 2023, muncul meme animasi Puan Maharani berbadan tikus yang ditampilkan BEM UI.

Spontan menimbulkan reaksi.

Politikus PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno menyebut, satir meme tersebut tidak patut, merendahkan akal budi. Hendrawan mengimbau BEM UI melakukan kritik dengan mengedepankan kode etik akademik.


Asrul Sani, Wakil Ketua Umum PPP menyebut kritik tersebut melecehkan dan tidak akan mendapatkan atensi apapun dari para anggota DPR.

Sementara Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni menyampaikan, kritik jangan menyerang martabat dan personal seseorang dan menilai mahasiswa memang sering ekspresif dan menggebu dalam menyuarakan pendapatnya. Orang-orang di parlemen dan pemerintahan jangan juga reaktif terhadap mahasiswa.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman menyebut, ini bentuk kreativitas yang caranya kurang pas dengan budaya intelektual. Habiburokhman membandingkan tindakan tersebut dengan aktivis '98.

Kalau zaman saya dahulu jadi aktivis '98, kami melawan kebijakan yang kami anggap tidak pas dengan cara-cara intelek.

Terhadap animasi ini, Ketua BEM UI, Melki Sedek Huang menyebutkan bahwa tidak ada alasan khusus menggunakan wajah Puan dengan badan hewan tikus, selain Puan sebagai representasi dari DPR RI.

"Kami cuma mengisyaratkan beliau sebagai pimpinan DPR saja. Kritik harus disampaikan mengingat DPR saat ini sudah tidak mewakili suara rakyat".

Dan, terkait animasi ini, Puan Maharani diam, memilih tetap diam. Saya mengikuti, cara Puan Maharani mensikapi hal ini, khususnya sikap diamnya. Diamnya Puan Maharani ini menyiratkan setidaknya beberapa hal.

Pertama, menghormati dan menjaga keputusan bersama DPR RI terhadap  pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi UU.

Puan sepertinya tidak mau berdebat hal di luar substansi yang akan berdampak menimbulkan kegaduhan baru. Meskipun, menyangkut dirinya, yang di animasi berbadan tikus. Kepentingan lebih besar mengatasi kepentingan pribadinya, terÄ·ait martabat dan kehormatannya.

Kedua, selang beberapa hari kemudian, Puan Maharani dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPR RI maupun Ketua DPP PDI Perjuangan bertemu Presiden Jokowi secara khusus, Jumat, 24 Maret 2023.

Pertemuan ini unik, dan terkesan mendadak.

Di luar hal yang disampaikan secara resmi terkait pertemuan ini, saya berusaha menghubungkannya dengan peristiwa sebelumnya, pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi UU.

Bahwa DPR telah menyelesaikan tugasnya menyetujui kebijakan inisiatif pemerintah tentang UU Cipta Kerja, dan Jokowi menenangkan Puan atas kritik yang menimpa dirinya.

Seakan kedua tokoh tersebut (pemimpin eksekutif dan pemimpin legislatif) bertemu pada titik yang sama. Sama-sama senasib dikritik BEM UI melalui meme dan julukan, yang satu King of Lip Service dan satunya Animasi Tikus.

Dan terhadap kritik ini, Puan Maharani memilih diam. Dan sepertinya ini yang hendak disampaikan ke Presiden Jokowi. Dalam hal, yang dibicarakan terkait Pemilu 2024, pertemuan ini sinyalemen dukungan terhadapnya.

Ketiga, saya melihat sikap diam Puan ini sebagai mengikuti jalan Gus Dur dan berguru terhadap pemikirannya. Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran.

Dan Puan telah memilih bukan sebagai Pemimpin Amatiran.

Penulis adalah koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 (Siaga 98)

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya