Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Media Exposure, Satu Faktor Meningkatnya Elektabilitas Erick Thohir di Bursa Cawapres

SENIN, 27 MARET 2023 | 04:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada beberapa indikator yang bisa menjelaskan mengapa elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir dalam bursa calon wakil presiden mengalami peningkatan yang cukup tajam.

Dalam simulasi lima nama bakal calon wakil presiden survei Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir berada di posisi empat dengan tren elektabilitas mengalami peningkatan.

Pada November 2022, elektabilitas Erick sebesar 12,9 persen, meningkat pada Desember 2022 menjadi 13,2 persen, dan meningkat lagi pada Februari 2023 menjadi 17,6 persen.


Pimpinan Redaksi SCTV Retno Pinasti menyampaikan, tren kenaikan elektabilitas itu berkaitan erat dengan media exposure, yang berdampak kepada para kandidat cawapres

Erick Thohir, kata Retno, mengalami peningkatan dari sisi media exposure sejak awal tahun hingga Maret 2023. Kata dia, proses pendaftaran hingga pemilihan sebagai Ketua Umum PSSI menjadikan Erick mendapatkan sorotan jauh lebih banyak dari pada calon lain.

Retno mengatakan perbincangan terhadap Erick juga datang dari harapan besar pecinta sepak bola yang merindukan perubahan pada tubuh PSSI dan sepak bola tanah air.

"Di sini, ET punya keuntungan dibanding calon lain karena dapat publikasi yang tidak perlu susah payah menciptakan momen, peristiwa, atau gimmick untuk jadi headline," ujar Retno dalam keterangan tertulis, Minggu (27/3).

"Dengan fokus memperbaiki PSSI dan menyukseskan Piala Dunia U-20 kemungkinan akan jadi berita baik yang berkaitan dengan aspek kedisukaan," katanya menambahkan.

Retno mengatakan Erick kini memiliki jangkauan audiens yang lebih luas. Jika sebelumnya, audiens Erick mayoritas pada segmen berita lantaran posisinya sebagai Menteri BUMN, saat ini audiens Erick meluas hingga ke segmen olahraga.

"Audiens sport lebih besar daripada audiens news. Selama ini kinerja Menteri BUMN banyak diulas di berbagai program berita, kini masuk ke program berita juga program olahraga dan kira tahu pecinta sepak bola sangat besar," demikian Retno.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya