Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Mulai Senin, Pantarlih Akan Terima Gaji

SENIN, 27 MARET 2023 | 03:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilu 2024 sudah dilantik serentak pada 6 Februari 2023 lalu. Masa Kerja Pantarlih sejak 3 Februari-12 Maret 2023 sempat mengalami keterlambatan gaji.

Sesuai keputusan KPU 53/2023 tentang petunjuk teknis penyaluran dan pertanggungjawaban penyaluran dana tahapan pemilihan umum bagi badan adhoc penyelenggara pemilu di lingkungan komisi pemilihan umum dilakukan melalui rekening, sehingga pengelolaannya tidak dapat dilakukan secara tunai.

Komisioner KPU Kabupaten Grobogan Ngatiman mengatakan, adanya keputusan itu menyebabkan seluruh gaji penyelenggara pemilu badan adhoc secara nasional termasuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panita Pemungutan Suara (PPS) mengalami keterlambatan.


"Dalam hal ini KPU RI bekerjasama dengan BRI. Pembuatan rekening PPS se Indonesia tentu cukup memakan waktu, tapi, dari progres yang kami terima saat ini sudah mencapai 80 persen," ujar Ngatiman dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (26/3).

Dijelaskan, karena pemilu merupakan sarana demokrasi nasional, pihak perbankan berjanji akan memprioritaskan penyelenggara daripada nasabah lainnya.

Terpisah, Komisioner KPU Grobogan, Suwignyo mengatakan, dari laporan progres yang diterima untuk rekening badan adhoc sudah dapat disalurkan mulai Senin (27/3).  

"Untuk PPK sudah terima dua kali gaji, namun untuk PPS tingkat desa baru disalurkan Senin, termasuk gaji untuk pantarlih," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya