Berita

Pengamat sepak bola Tommy Welly/Net

Politik

Penuh Anomali, Vonis Kanjuruhan Hilangkan Kepercayaan Publik

MINGGU, 26 MARET 2023 | 17:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Vonis bebas terhadap anggota kepolisian dalam kasus tragedi Kanjuruhan yang menewaskan  135 suporter menyisakan kekecewaan yang mendalam. Tidak hanya bagi keluarga korban namun juga masyarakat Indonesia pada umumnya.

Pengamat sepak bola Tommy Welly menilai, vonis yang dijatuhkan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah melukai rasa keadilan.

"Penegakan hukum Kanjuruhan telah menghilangkan trust," katanya saat menjadi narasumber dalam diskusi virtual bertajuk Mengadili Angin Kanjuruhan, Minggu (26/3).


Sosok yang akrab disapa Bung Towel ini menyebut, pertimbangan hakim mengeluarkan vonis karena arah angin yang mengubah gas air mata sebagai keputusan anomali.

Dari awal Towel melihat kasus ini memang sengaja ingin ditutupi. Aparat pun terkesan tidak serius menuntaskan kasus yang telah merenggut ratusan nyawa ini.

"Kanjuruhan memang tidak sempurna bagi sebuah Stadion Internasional, tapi sejauh ini menjadi rumah yang tidak menyeramkan bagi teman-teman Aremania," jelasnya.

"Kanjuruhan dengan segala kekurangannya menjadi tempat yang ribuan kali menggelar pertandingan dan aman-aman saja, sampai akhirnya peristiwa 1 Oktober 2022," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya