Berita

Anak muda Papua berkreasi makanan di PYCH Cafe/Ist

Nusantara

Hadirkan Makanan Khas Papua, PYCH Cafe Disambut Hangat Masyarakat

SABTU, 25 MARET 2023 | 01:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak hanya sebagai ruang mengembangkan talenta dan kreatifitas seni, Papua Youth Creative Hub (PYCH) yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, juga membuka ruang bagi anak muda Papua untuk berwirausaha.

Gedung PYCH yang terletak di Kecamatan Abepura, Jayapura, Papua ini, juga memiliki cafe yang menjual berbagai makanan dan minuman, termasuk di antaranya menu khas Papua.

Koordinator PYCH Cafe, Jehud Brian Jowey mengatakan, beberapa menu khas Papua yang dijual di antaranya keladi tumbuk isi ikan asar, sagu sinole, sagu bakar, hingga kopi yang bijinya diambil dari Pegunungan Tiom.


"Itu semua bahan-bahannya kita ambil dari tanah Papua," ujar Brian dalam keterangan tertulis, Jumat (25/3).

Lewat PYCH Cafe ini, pemuda lulusan Universitas Cenderawasih itu berharap bisa merangkul banyak pencari kerja, khususnya kalangan pemuda di Papua. Dia juga bersyukur, PYCH Cafe mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar.

"Selama PYCH buka, kami mendapatkan penghasilan yang luar biasa, dan animo masyarakat yang menyambut  PYCH Cafe ini sangat baik," tuturnya.

Brian juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo serta Badan Intelejen Negara (BIN) sebagai pembina yang selalu mendukung penuh kegiatan anak muda Papua dalam mengelola PYCH.

Diketahui anak-anak muda Papua di PYCH mendapat bimbingan dan pelatihan untuk bisa berkreasi dan berkarya agar menjadi mandiri. Termasuk di PYCH Cafe, mereka mendapat pelatihan membuat minuman, menata makanan, hingga menjadi barista.

"Ketika mereka di sini, mereka dilatih, dibina, harapannya ketika mereka keluar mereka dapat sukses dan berkarya di manapun mereka berada," demikian Brian.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya