Berita

Politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan/RMOL

Politik

Arteria Dahlan Sindir Mahfud Dalang Polemik TPPU di Kemenkeu, PDIP Lagi Lawan Rezim?

JUMAT, 24 MARET 2023 | 14:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Singgungan politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang diduga mengarah kepada Menko Polhukam, Mahfud MD, soal kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dinilai sebagai sindiran ke kelompok penguasa.

Hal tersebut disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menanggapi pernyataan Arteria, yang menyebut data temuan TPPU sejumlah Rp 349 triliun di Kemenkeu seharusnya tidak diungkap oleh penerima dokumen TPPU.

“Saya mau tantang Arteria Dahlan melaporkan Mahfud MD yang membuka dugaan TPPU Rp 349 triliun,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/3).


Pasalnya, Jerry menilai sindiran Arteria itu seolah-olah berupa ancaman terhadap pejabat negara. Karena, Arteria menyingggung tentang pidana penjara paling lama 4 tahun bagi pelanggar Pasal 11 UU 8/2010 tentang TPPU.

“Jangan hanya bicara doang. Saya lihat politisi ini (Arteria) mulutnya lebih gede dari otaknya. Kerap omonganya blunder dan dia tak pernah pikir konsekuensi narasinya itu,” tutur Jerry.

“Apa dia bisa dan mampu menjebloskan Mahfud MD ke penjara. Kan dia menyebut yang membocorkan rahasia tersebut bisa di pidana selama 4 tahun,” sambungnya menegaskan.

Bunyi Pasal 11 ayat (1) UU TPPU menyebutkan, pejabat atau pegawai PPATK, penyidik, penuntut umum, hakim, dan setiap orang yang memperoleh dokumen atau keterangan dalam rangka pelaksanaan tugasnya menurut UU 8/2020, wajib merahasiakan dokumen atau keterangan tersebut, kecuali untuk memenuhi kewajiban menurut UU 8/2010.

Namun, Jerry mengaitkan singgungan Arteria itu sebagai cerminan iklim politik jelang Pemilu Serentak 2024. Dimana, doktor komunikasi politik America Global University ini menduga, ada permasalahan di lingkaran rezim pemerintahan.

“Kan aneh, Jokowi didukung PDIP dan Mahfud MD Menteri Jokowi. Bukankah ini perlawanan terhadap pemerintah,” tuturnya.

“Jadi bisa terjadi goverment war atau perang dalam pemerintahan Jokowi,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya