Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Tolak Rencana Akuisisi AS atas Perusahaan TikTok

JUMAT, 24 MARET 2023 | 05:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rencana AS untuk mengakuisisi perusahaan aplikasi video TikTok dari ByteDance karena risiko keamanan, mendapat penolakan keras dari pemerintah China.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China Shu Jiting pada Kamis (23/3), menentang keras rencana tersebut karena akan merusak perusahaan dan kepercayaan investor dari berbagai negara, termasuk China.

"Jika berita itu benar, China akan dengan tegas menentangnya,” tegasnya, seperti dimuat TIME News.


Mengutip laporan The Wall Street Journal, otoritas AS mengancam akan melarang TikTok jika ByteDance tidak menjual perusahaan tersebut kepada Washington.

Desakan AS dilakukan untuk memastikan bahwa TikTok tidak akan menjual data penggunanya kepada otoritas China.

Parlemen Amerika Serikat, Inggris, dan Selandia Baru, telah melarang penggunaan TikTok di ponsel yang dikeluarkan pemerintah.

India juga melarang TikTok dan lusinan aplikasi China lainnya, termasuk layanan pesan WeChat, atas dasar keamanan dan privasi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya