Berita

Pengamat politik dari Universitas UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah/Ist

Politik

Jika Cuma Sebatas Statement, Tudingan Megawati Tak Lebih dari Propaganda

RABU, 22 MARET 2023 | 14:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tudingan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bahwa ada calon presiden yang melakukan cara kurang elok dalam mengumpulkan dana kampanye akan dinilai sebagai sebuah propaganda, kalau hanya sebatas pernyataan saja.

“Jika hanya sebatas statement, bisa saja itu murni propaganda,” kata pengamat politik, Dedi Kurnia Syah, ketika dihubungi Kantor Berita Politik RMOL lewat pesan singkat, Rabu (22/3).

Dedi menambahkan, Megawati sering mengutarakan hal-hal bernada provokatif, tetapi tidak disertai aksi yang benar.


“Tuduhan semacam itu hanya akan ramai tetapi tidak berdampak apa-apa. Target Megawati lebih banyak untuk kepentingan internal, utamanya ia seolah akan memihak pada tokoh yang bersih,” terang Dedi.

Menurut Dedi, Megawati seharusnya mengambil langkah tegas ketika menemukan suatu kejanggalan dalam proses berdemokrasi.

“Sebagai elite politik yang menyuarakan tentang isu kriminal, yakni korupsi, seharusnya Megawati tidak menyampaikan secara terbuka, melainkan langsung mengarahkan ke KPK,” tandasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya