Berita

Kanselir Jerman Olaf Scholz/Net

Dunia

Kanselir Jerman Ingatkan Negara-negara Barat agar Waspadai Efek Jangka Panjang Konflik Rusia-Ukraina

RABU, 22 MARET 2023 | 07:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketika konflik antara Rusia dan Ukraina berakhir, negara-negara Barat harus bersiap akan adanya efek berkepanjangan setelahnya.

Berbicara pada pertemuan yang diselenggarakan oleh surat kabar Rheinische Post di Duesseldorf, Kanselir Jerman Olaf Scholz meramalkan bahwa setelah pertempuran berhenti, konsekuensi dari konfrontasi masih akan berlanjut.

"Kita harus mempersiapkan diri, bahkan ketika perang usai, tidak semuanya akan normal dalam semalam," kata Scholz, seperti dikutip dari RT, Selasa (21/3).


“Kita harus menyadari bahwa perang agresi yang mengerikan ini dan konsekuensinya akan membuat kita sibuk untuk waktu yang lama, dan bahwa kita harus berurusan dengan pembersihan puing untuk waktu yang lama,” ujarnya.

Terlepas dari prediksinya, Scholz berpendapat bahwa Berlin tidak boleh dihalangi untuk bekerja mengakhiri permusuhan secepat mungkin, dan mengklaim bahwa penarikan pasukan Rusia dari Ukraina adalah prasyarat utama untuk perdamaian yang adil.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya